- Penerapan Strategi Baru (6 Pilar): Lampung beralih ke strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang lebih intensif sesuai revisi Perpres Nomor 72 Tahun 2021, menggantikan strategi sebelumnya.
- Gerakan Orang Tua Asuh (Genting): Meluncurkan piloting "Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting" (Genting) di Lampung Tengah, mencakup pemberian sembako rutin selama 6 bulan, bantuan rumah, dan MCK.
- Penghargaan SIGER Stunting: Pemerintah Provinsi Lampung memberikan penghargaan SIGER Stunting kepada Kabupaten/Kota dengan kinerja terbaik (peringkat atas diraih Lampung Tengah, Way Kanan, dan Lampung Barat) sebagai apresiasi atas aksi konvergensi.
- Optimalisasi Posyandu & Pendampingan: Penguatan peran aktif posyandu dalam pemantauan pertumbuhan, pendampingan ibu hamil berisiko, dan pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri.
- Komitmen Pekan ASI: TP PKK Provinsi Lampung menekankan pentingnya dukungan ASI eksklusif sebagai komitmen cegah stunting.
- Transformasi Digital Data: Melakukan asistensi dan penginputan data stunting secara digital untuk memperkuat konvergensi program.
Rabu, 18 Februari 2026
Lampung Matangkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting 2025–2026
Senin, 26 Januari 2026
IST BUMDES UNTUK TPP KECAMATAN NATAR DAN PENGURUS BUMDES
Dalam Rangka Peningkatan
Kapasitas Pengurus BUMDes Pembuatan Laporan Keuangan BUMDes Aplikasi Excel STAN
versi 4.2. Narasumber berasal dari TAPM Kabupaten Lampung Selatan.
Hadir dalam kegiatan ini Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dan Pengurus BUMDes yang berasal dari 4 Desa yaitu Desa Rulung Raya, Desa Kalisari, Desa Bumisari dan Desa Candimas. Dalam kegiatan OJT ini pengurus BUMDes didampingi khusus oleh Pendamping Desa dan pendamping lokal desa kecamatan Natar, dalam pendampingan dan pengawasan penginputan jurnal sesuai buku kas manual yang ada di BUMDes. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh koordinator kecamatan dilanjutkan pengarahan oleh Koordinator Wilayah Natar. Selanjutnya pengisian Excel Laporan keuangan BUMDes dipandu oleh TAPM Kabupaten dimulai dari penyusunan transaksi di jurnal sampai dengan dan pengecekan laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan catatan atas laporan kesungguhan (CALK). Output kegiatan ini adalah tersampaikan nya panduan penyusunan laporan akhir tahun keuangan desa dan laporan keuangan BUMDes sesuai dengan pedoman.
Rencana kerja tindak lanjut : Pendamping Desa dan pendamping lokal desa melakukan supervisi dan pendampingan BUMDes agar dapat membuat Laporan keuangan BUMDes sesuai dengan Permendesa Nomor 136 Tahun 2022 tentang Panduan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa, paling lambat akhir Januari 2026.
By : Fartigo
TAPM Kabupaten Lampung Selatan
Progress Pembangunan Gerai KDMP Desa Panca Tunggal Kecamatan Merbau Mataram
Tenaga Ahli
Kabupaten Lampung Selatan, Bapak Suhadi Purnawan, ST, M.T., melaksanakan
kunjungan kerja ke Desa Panca Tunggal, Kecamatan Merbau Mataram, dalam rangka
meninjau secara langsung realisasi pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih.
Kunjungan
tersebut merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap
pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi desa, khususnya penguatan kelembagaan
koperasi desa sebagai salah satu instrumen peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Dalam kegiatan
tersebut, Bapak Suhadi Purnawan meninjau progres fisik pembangunan gerai
koperasi, kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan teknis, serta memastikan
bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, dilakukan pula dialog dengan
pemerintah desa dan pengelola koperasi terkait kesiapan operasional serta
rencana pemanfaatan gerai koperasi ke depan.
Bapak Suhadi
Purnawan menyampaikan bahwa keberadaan Gerai Koperasi Desa Merah Putih
diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, memperkuat peran
koperasi sebagai sokoguru perekonomian desa, serta mendorong terciptanya
kemandirian ekonomi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan
koperasi yang transparan, akuntabel, dan profesional agar keberlanjutan usaha
dapat terjaga.
Pemerintah Desa
Panca Tunggal menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya
untuk melaksanakan pembangunan serta pengelolaan koperasi desa sesuai regulasi,
dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta
partisipasi masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah desa,
pendamping desa, dan tenaga ahli kabupaten dalam mewujudkan pembangunan desa
yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan Masyarakat
By : Suhadi Purnawan, ST, MT
Korkab Lampung Selatan
Jumat, 05 Desember 2025
Dengan platform Sipdeskel, Desa Bumi Daya Jadi Magnet Pembelajaran untuk Studi Komparatif
Desa Bumi Daya Jadi Magnet Pembelajaran : Aparatur Kec. Sekernan Muaro Jambi Lakukan Studi Komparatif di Lampung
03 Des 2025
Admin Desa Bumi Daya
Pada Rabu (03/12/2025), Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan menerima kunjungan kehormatan dari aparatur pemerintahan se-Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini merupakan rangkaian studi komparatif yang bertujuan memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pembelajaran langsung terkait tata kelola dan inovasi pembangunan desa.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Dinas PMD Lampung Selatan yang diwakili oleh Bapak Gusfatriansyah, Camat Palas Ns. Rosalina, M.Kep, Ketua BKAD Kecamatan Sekernan Bapak Mansyur, S.Pd, Ketua Forum BPD Kecamatan Sakernan, serta jajaran aparatur Pemerintahan Desa Bumi Daya. Hadirnya para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong desa-desa agar semakin berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Acara dimulai dengan penyambutan resmi oleh Pemerintah Desa Bumi Daya. Dalam sambutannya, Camat Palas Ns. Rosalina, M.Kep, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan rombongan dari Kecamatan Sakernan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah positif untuk mempererat hubungan antarwilayah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
"Selamat datang di Desa Bumi Daya. Kami sangat berterima kasih atas kehadirannya. Semoga kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi kita semua dalam meningkatkan kualitas pemerintahan di desa masing-masing," ujar Camat Rosalina.
Sambutan hangat tersebut menjadi pembuka bagi dialog terbuka dan penuh semangat antaraparatur desa dari kedua wilayah.
Salah satu perwakilan
rombongan, Bapak Dodi Kurniawan, menyampaikan bahwa alasan kunjungan
mereka adalah untuk mempelajari lebih jauh tata kelola pemerintahan dan
berbagai inovasi yang telah diterapkan di Desa Bumi Daya. Ia mengaku
mulai mengenal desa tersebut melalui informasi yang diperoleh dari
website resmi desa melalui platform Sipdeskel, yang menampilkan berbagai prestasi dan capaian pembangunan.
Sementara
itu, Bapak Mansyur, S.Pd, selaku Ketua BKAD Kecamatan Sekernan, turut
memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya untuk
belajar, tetapi juga untuk memperluas jaringan persaudaraan
antaraparatur desa.
"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa. Banyak pertimbangan sebelum menentukan desa tujuan, dan kami memilih Desa Bumi Daya karena prestasi serta inovasinya yang menonjol. Kami berharap bisa belajar dan menambah saudara di sini," ungkapnya.
Setelah sesi sambutan
selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala Desa Bumi
Daya, Bapak Dudi Hermana. Dalam presentasinya, beliau menyampaikan
profil umum desa, berbagai program unggulan, prestasi tingkat daerah
hingga nasional, serta inovasi yang telah berhasil dijalankan.
Beberapa
inovasi tersebut mencakup penguatan layanan digital desa, program
pemberdayaan Purna Migran, dan Inovasi-inovasi lainnya, hingga
keberhasilan Bumi Daya dalam meraih prestasi desa berdaya saing hingga
tingkat nasional.
Paparan ini menjadi bahan refleksi dan diskusi yang sangat bermanfaat bagi rombongan aparatur dari Kecamatan Sekernan.
Setelah paparan, kegiatan berlanjut ke sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis. Aparatur dari kedua wilayah saling bertukar pengalaman terkait manajemen desa, implementasi inovasi, dan strategi pemberdayaan masyarakat.
Rombongan kemudian diajak berkeliling untuk melihat beberapa lokasi inovasi di Desa Bumi Daya, termasuk pusat kegiatan masyarakat, ruang layanan digital desa, serta area pemberdayaan ekonomi. Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik baik yang bisa direplikasi di desa-desa lain.
Usai sesi kunjungan dan makan siang, acara ditutup dengan sesi foto bersama antara aparatur Pemerintah Desa Bumi Daya dan rombongan dari Kecamatan Sekernan. Momen ini menjadi simbol persaudaraan dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pemerintahan desa melalui semangat belajar dan berbagi.
Kunjungan studi komparatif ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan positif, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemitraan, mengembangkan inovasi, dan membangun desa yang lebih maju di kedua wilayah.
penulis/redaksi : Donie Achmad
sumber : Pemerintah Desa Bumi Daya
Link sumber : http://bumidaya.desa.id/pages/articles/artikel.aspx?id=35420
Kamis, 27 November 2025
RAPAT KOORDINASI BULANAN TPP LAMPUNG SELATAN & SOSIALISASI OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN PADA EKOSISTEM DESA
![]() |
| Foto Rapat Koordinasi Bulanan TPP Kabupaten Lampung Selatan |
Jati Agung, 27 November 2025 – Seluruh Tenaga Pendamping
Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD)
se-Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)
Bulanan dengan pokok pembahasan arah kebijakan regulasi pemerintah pusat
terbaru, evaluasi kinerja bulanan yang kemudian dirangkai dengan
Sosialisasi Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
pada Ekosistem Desa dari BPJS ketenagakerjaan Kabupaten Lampung selatan. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 27
November 2025, di Aula Kantor Desa Jati Mulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten
Lampung Selatan.
Rapat koordinasi ini
dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk TAPM Provinsi Lampung Bapak Reka
Putra dan Bapak Hatta Kadir, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten
Lampung Selatan, jajaran TAPM Kabupaten Lampung Selatan, serta seluruh
pendamping desa (PD) dan pendamping lokal desa (PLD) se-Kabupaten Lampung
Selatan.
Diawali sambutan sebagai pembukaan
rakor dari, Korkab P3MD Kabupaten Lampung Selatan, Bapak Abdi Timur, S.T.
kemudaian dilanjutkan TAPM Provinsi Lampung, Bapak Reka Putra, memaparkan
perkembangan terkini mengenai progres data Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan
kemajuan kegiatan ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Selatan.
Sementara itu, Bapak Hatta Kadir, TAPM
Provinsi Lampung, menyampaikan informasi penting mengenai kebijakan-kebijakan
terbaru dari pemerintah pusat terkait penyaluran Dana Desa. Beliau secara
khusus menyoroti penerbitan regulasi PMK 81 Tahun 2025 tentang Perubahan
Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108 Tahun 2024 Tentang Pengalokasian Dana
Desa Setiap Desa, Penggunaan, Dan Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran
2025 dan menekankan agar para pendamping tetap menunggu kebijakan turunan
berupa Peraturan Menteri Desa (Permendesa) atau Surat Edaran resmi dari
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa).
Acara dilanjutkan dengan penyampaian
masing-masing PIC TAPM Kabupaten Lampung Selatan, dimulai oleh Bapak Ari Wijaya
tentang penyampaian update data EHDW, kemudian Bapak M. Bindarsyah menyampaikan
progres atau umpan balik data BUMDes yang berisikan 100 kolom yang wajib
di-update setiap bulannya oleh TPP, update data ketahanan pangan.
Bapak M Anwar menyampaikan tentang
progres dan umpan balik data PPM update pembaharuan yang disampaikan oleh PD
dan PLD. Bapak Fartigo Faridan menyampaikan raport pic kecamatan terkait dengan
kepatutan mengirim laporan manual form Excel Pemanfaatan Dana Desa
2025, untuk kegiatan yang staqnan tidak berjalan akibat terbitnya PMK 81 Tahun
2025 diberi catatan di kolom terakhir. Agar TPP memastikan
Sapras dan Non Sapras tidak terdapat anomali dalam pelaporannya.
Bapak Edwin Jonson menyampaikan umpan balik data penyaluran BLT DD dan
pengawalan TPP akibat terbitnya PMK 81 Tahun 2025.
Sesi terakhir sosialisasi disampaikan
oleh Bapak Reka, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lampung Selatan.
Materi yang dibahas adalah mengenai optimalisasi pelaksanaan program Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan pada ekosistem desa. Hal ini bertujuan untuk memastikan
pekerja di desa, termasuk pengurus BUMDes, perangkat desa, maupun pekerja
rentan lainnya, terlindungi secara maksimal oleh program Jamsostek.
Kegiatan ini diharapkan dapat
meningkatkan koordinasi dan efektivitas
pendampingan desa, memberikan pemahaman yang komprehensif terkait
regulasi Dana Desa terbaru, serta mendorong percepatan implementasi
perlindungan jaminan sosial.


